TEBO – Hingga akhir September 2025, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tebo telah mencapai sekitar 67 persen dari total APBD sebesar Rp1,2 triliun.
Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tebo, Anton Juang Pribadi, mengatakan serapan tersebut menunjukkan bahwa program pembangunan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai berjalan dengan baik.
“Dengan serapan 67 persen, artinya kegiatan fisik di setiap OPD sudah mulai berjalan dan diperkirakan akan rampung pada akhir November hingga Desember,” ujar Anton.
Ia menambahkan, sejauh ini hambatan utama lebih pada menunggu pencairan dana DBH dari pemerintah pusat. Namun, kondisi di lapangan tetap terkendali dan kegiatan pembangunan terus berproses.
Terkait kemungkinan adanya tunda bayar, Anton memastikan tahun ini Kabupaten Tebo tidak akan mengalami hal tersebut.
“Insya Allah tahun ini tidak ada tunda bayar. Dengan begitu kita berharap Kabupaten Tebo juga tidak mengalami defisit,” tegasnya.(*)




Discussion about this post