TEBO — Kabupaten Tebo menandai usia ke-26 dengan capaian nyata di bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Tebo, Minggu (13/10/2025), Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.M. memaparkan sejumlah kemajuan pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif dan terukur
Dalam pidatonya, Bupati Agus menegaskan arah pembangunan lima tahun ke depan berlandaskan visi “Tebo Maju yang Cerdas, Sehat, dan Sejahtera”. Sejak dilantik pada Februari 2025, ia menempatkan konsolidasi ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sebagai prioritas utama.
“Kita ingin Tebo bukan sekadar bertahan, tetapi melaju. Pembangunan harus memberi dampak langsung bagi rakyat, bukan hanya angka di atas kertas,” tegas Agus di hadapan Gubernur Jambi, Forkopimda, dan jajaran DPRD Kabupaten Tebo.
Data makro menunjukkan bahwa perekonomian Tebo tumbuh sebesar 3,97 persen pada tahun 2024, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tetap menjadi motor utama pertumbuhan. Sektor ini memberikan kontribusi 56,73 persen terhadap PDRB dan tumbuh 6,70 persen dibanding tahun sebelumnya.
Produksi komoditas unggulan juga meningkat. Tahun 2024, produksi kelapa sawit mencapai 119.264 ton, karet 50.099 ton, padi 22.809 ton, serta populasi ternak besar sebanyak 32.827 ekor.
Tak hanya di sektor produksi, kesejahteraan masyarakat Tebo juga membaik.
Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 6,12 persen atau 22.480 jiwa, turun dari 6,46 persen pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, Indeks Gini sebesar 0,257 menempatkan Tebo sebagai salah satu daerah dengan tingkat ketimpangan pendapatan terendah di Provinsi Jambi.
“Penurunan angka kemiskinan ini adalah hasil kerja nyata dan sinergi lintas sektor. Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten bersatu mendorong program ketahanan pangan, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pembangunan rumah layak huni melalui APBD,” ujar Bupati Agus.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada dana pusat, tetapi harus digerakkan dengan inovasi dan kolaborasi. Ia juga menegaskan komitmen memperkuat sektor produktif, menekan pengangguran, dan memperluas akses pelayanan dasar bagi seluruh warga Tebo.
“Momentum hari jadi ini bukan sekadar perayaan. Ini adalah pengingat bahwa tanggung jawab kita besar: membawa Tebo tumbuh sejajar dengan kabupaten-kabupaten maju lainnya di Jambi,” tegasnya menutup pidato.
Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-26 Kabupaten Tebo digelar di Gedung DPRD Tebo dan dihadiri Gubernur Jambi, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta pimpinan lembaga vertikal. Suasana penuh semangat dan kebanggaan menjadi penanda langkah baru Kabupaten Tebo menuju masa depan yang lebih cerah.(*)




Discussion about this post