TEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar rapat teknis terkait inventarisasi lahan di Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay, yang hingga kini masih menyisakan persoalan antara masayarakat dengan TNI-AD, bertempat di ruang rapat mawar, 19/9/25.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bakesbangpol Tebo, Sugiarto. Ia menjelaskan bahwa pembahasan teknis akan dilakukan secara bertahap, termasuk melalui pemanfaatan data digital berupa foto udara (drone) dan dokumen pendukung lainnya.
“Setelah semua pihak memahami tugas masing-masing, barulah kita sepakati jadwal turun ke lapangan. Pada rapat lanjutan nanti, kepala desa juga harus membawa data masyarakat beserta surat-surat kepemilikan lahan untuk dilakukan kroscek bersama pihak BPN,” terang Sugiarto.
Menurutnya, inventarisasi lahan ini akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, camat, Kapolsek, Koramil, BPN, hingga perwakilan TNI Kompi 142/KJ.
Sugiarto menegaskan bahwa tujuan dari proses inventarisasi ini adalah menemukan solusi yang adil bagi semua pihak. “Harapan kita, aset TNI tetap terjaga, masyarakat juga tidak dirugikan. Semua pihak harus menyiapkan data sejelas mungkin agar keputusan nanti benar-benar berdasarkan fakta di lapangan,” tegasnya.(*)




Discussion about this post