JAMBI – Jalan KM 41, Desa Puding, Kecamatan Kumpeh rusak Parah. Warga meminta pemerintah membangun jalan tersebut skala prioritas. Ruas jalan tersebut sudah dianggarkan multiyears hingga 2024. Kerusakan parah sudah terjadi sejak 6 bulan terakhir, apalagi ketika datang hujan.
Hendri, warga Puding yang dikonfirmasi harian ini mengatakan, kerusakan terjadi di beberapa titik, Pemunduran Puding 4 titik, Puding Pulmen 4 titik.
“Ke ilir lagi kurang paham Saya,” akunya. Ketika hujan lebat beberapa hari yang lalu, ruas jalan tergenang. “Tepaksa Saya timbo dan buat parit,” akunya.
Dia mengakui kerusakan parah sudah terjadi sejak 6 bulan ini. “Sekarang sudah parah,” katanya.
Dia menilai pemerintah tidak serius melakukan perbaikan ruas jalan Desa Puding. “Cuman ditimbun batu be, ditimpa hujan sebentar rusak lagi,” ujarnya.
Kata Dia, ada 16 Desa Kumpeh Ilir yang selalu melintas di jalan Desa Puding. Belum lagi warga Berbak, Rasau, Tanjabtim yang sering melintas.
“Karena tidak ada jalan alternatif, cuma jalan inilah satu-satunya. Sawit, sembako galo-galo lewat siko, lewat air dakdo lagi, ado yang temalam di jalan buruk itu kalau bawa barang,” tegasnya.
Karena perbaikan jalan sudah dianggarkan multiyears sampai 2024, warga minta titik yang parah dibangun skala prioritas. “Dua kilo meter be opor ke titik yang parah tu selesai sampai ke ujung, sisanya boleh sambung menyambung,” pintanya.
“Kita minta pak Gubernur untuk mendesak kontraktor mendahulukan titik yang parah,” pintanya lagi.
Sementara itu, Iin Habibi, meminta gubernur melalui dinas terkait untuk memperhatikan jalan desa puding yang nyaris putus itu segera diperbaiki.
“Selaku orang Kumpeh Saya minta ke gubernur melalui dinas terkait untuk memperhatikan jalan desa Puding yang nyaris putus sudah seperti kolam ikan,” tegasnya.
Diketahui, jalan tersebut adalah jalan provinsi yang tahun ini mulai dianggarkan secara multiyears senilai Rp389 Milyar untuk Jalan Simpang Pudak sampai Suak Kandis.
“Namun kami sayang kan pihak pemerintah dan rekanan mengabaikan permintaan kami untuk memprioritaskan beberapa titik jalan yang sekarang kondisnya rusak parah nyaris tidak bisa dilalui lagi,” keluhnya. (***)




Discussion about this post