TEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Hal ini ditegaskan pada kegiatan Gebyar Pendidikan Kesetaraan Kabupaten Tebo Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Tebo yang diwakili Asisten II Setda Kabupaten Tebo, Hari Sugiarto. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tebo Nomor 1375 Tahun 2025.
Hari Sugiarto menyampaikan, berdasarkan data yang ada, masih terdapat 5.415 anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Tebo.
Kondisi ini membutuhkan peran aktif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bersama-sama menekan angka tersebut, sekaligus meningkatkan rata-rata lama sekolah dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tebo juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo yang berhasil meraih penghargaan dari Kepala BPMP Provinsi Jambi atas keberhasilan dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi data ATS. Keberhasilan ini disebut sebagai hasil sinergi lintas sektor, termasuk Bappeda, Dinas PMD, Bakeuda, serta Kementerian Agama.
Meski berhasil meraih peringkat tertinggi, Pemkab Tebo menekankan pentingnya tindak lanjut berkelanjutan. Peran Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dinilai sangat strategis untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam mengajak warga yang tidak sekolah agar kembali melanjutkan pendidikan melalui jalur pendidikan kesetaraan.
Pemkab Tebo berharap, melalui kegiatan Gebyar Pendidikan Kesetaraan ini, lulusan pendidikan nonformal tidak berhenti belajar, tetapi terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan masa depan. Selain itu, dukungan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan instansi terkait sangat dibutuhkan agar program pendidikan nonformal dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tebo, yakni mewujudkan Kabupaten Tebo yang cerdas, sehat, dan sejahtera, serta membangun masyarakat yang berdaya saing, mandiri, dan berakhlak mulia.(*)




Discussion about this post