Bekato
Rabu, 29 Juli 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Bekato
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Bekato
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

Skizofrenia Jadi Penyakit Jiwa dengan Klaim Tertinggi, BPJS Kesehatan Dorong Layanan Preventif

18 September 2025
in Nasional
Skizofrenia Jadi Penyakit Jiwa dengan Klaim Tertinggi, BPJS Kesehatan Dorong Layanan Preventif
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Skizofrenia menjadi penyakit gangguan jiwa dengan beban klaim terbesar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) periode 2020–2024. Data BPJS Kesehatan mencatat ada 7,49 juta kasus dengan nilai klaim mencapai Rp3,5 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam Media Workshop tentang Kesehatan Jiwa, yang dikutip di Jakarta, Jumat (19/9/2025). Selain skizofrenia, klaim layanan kesehatan jiwa juga didominasi oleh Organic Mental Disorders (1,93 juta kasus/Rp928 miliar), Depressive Episode (1,59 juta kasus/Rp622 miliar), dan Other Anxiety Disorders (1,32 juta kasus/Rp592 miliar). Secara total, terdapat 16,76 juta kasus dengan biaya klaim mencapai Rp6,5 triliun selama lima tahun terakhir.

Tren kenaikan kasus kesehatan jiwa juga terlihat dalam rujukan ke fasilitas kesehatan. Pada 2023, kategori gangguan kesehatan jiwa menempati posisi ke-5 rujukan terbanyak dengan 2,59 juta kasus, dan naik menjadi 2,97 juta kasus pada 2024. “Kenaikan ini setara dengan tambahan sekitar 280 ribu rujukan dalam setahun,” ungkapnya.

Berdasarkan sebaran wilayah, klaim layanan kesehatan jiwa terkonsentrasi di provinsi dengan jumlah penduduk tinggi. Jawa Tengah menjadi yang tertinggi dengan 3,48 juta kasus, diikuti Jawa Barat (3,05 juta), Jawa Timur (2,83 juta), DKI Jakarta (2,17 juta), dan Sumatra Utara (1,83 juta). Konsentrasi ini sejalan dengan distribusi fasilitas kesehatan dan kepesertaan JKN.

Mencermati hal itu, BPJS Kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini, rehabilitasi, dan kesinambungan layanan untuk menekan beban klaim jangka panjang. Peserta JKN dapat mengakses layanan kesehatan jiwa di FKTP maupun FKRTL, serta memanfaatkan Program Rujuk Balik (PRB) bagi pasien stabil agar kontrol lebih efisien. Masyarakat juga dapat melakukan skrining kesehatan jiwa online melalui situs resmi BPJS Kesehatan, sebagai bagian dari upaya deteksi dini. “Peningkatan layanan kesehatan jiwa menandakan kesadaran masyarakat makin tinggi. Dengan deteksi dini, kesinambungan layanan, dan optimalisasi rujukan balik, sistem JKN dapat berjalan lebih efisien sekaligus menjangkau lebih banyak peserta,” ujarnya.

Dengan meningkatnya permintaan layanan kesehatan jiwa, BPJS Kesehatan mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kesehatan mental sejak dini dan memanfaatkan fasilitas layanan yang tersedia dalam program JKN.(*)

Sumber: Infopublik

Previous Post

Dibawah Guyuran Hujan, Ketua DPRD Hafiz Fattah Terima Aspirasi Masyarakat

Next Post

Komisi I DPRD Tebo Bawa Langsung Usulan Honorer ke Menpan-RB

Next Post
Komisi I DPRD Tebo Bawa Langsung Usulan Honorer ke Menpan-RB

Komisi I DPRD Tebo Bawa Langsung Usulan Honorer ke Menpan-RB

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • DPRD Kabupaten Tebo Kunjungi DPRD Kota Batam

    DPRD Kabupaten Tebo Kunjungi DPRD Kota Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi Gerindra Minta OPD Lebih Inovatif Tingkatkan PAD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Al Haris Dorong Sungai Penuh Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zaiyen Amin, Tokoh di Balik Jejak Panjang Perjuangan PPDI Tebo dan Provinsi Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Tebo Hadiri Peresmian Universitas Islam Tebo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Gubernur Al Haris Terima Audiensi Ketua Umum DPP Walubi Siti Hartati Murdaya, Bahas Kerukunan dan Pemberdayaan Umat
  • Gubernur Al Haris Dorong Sungai Penuh Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan ‎
  • Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Al Haris Perjuangkan MRI Baru dan Tambahan Dokter Spesialis untuk RSUD Raden Mattaher
  • DPRD Kabupaten Tebo Kunjungi DPRD Kota Batam
  • SSB Tunas Bangsa Borong Penghargaan, Pelatih Terbaik, Pemain Terbaik hingga Best Keeper ‎
Bekato

© 2022 Bekato.id | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Bekato.id | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist