JAKARTA – Komitmen penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa terus dikawal Kodim 0827/Sumenep. Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono kembali turun langsung ke lapangan untuk meninjau kemajuan pembangunan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Rabu (17/12/2025).
Peninjauan dilakukan di tiga desa, yakni Desa Pakondang, Desa Banasare, dan Desa Tambaksari. Dandim didampingi Danramil 0827/13 Rubaru Kapten Inf Untung Teguh Santoso, Bati Tuud Peltu Iwan, serta para Babinsa setempat.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pembangunan koperasi menunjukkan progres yang cukup signifikan. Dua lokasi telah memasuki tahap peninggian dinding menggunakan bata ringan, sementara satu titik lainnya masih fokus pada pembangunan pilar bangunan serta pengecoran pondasi cakar ayam bagian dalam.
Letkol Arm Bendi Wibisono menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pelaksana pembangunan dengan dukungan aktif masyarakat desa. Ia memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, meski dilaksanakan secara bertahap.
“Dari hasil pengecekan hari ini, progres pembangunan sudah terlihat jelas. Ada lokasi yang dindingnya mulai berdiri, sementara di titik lain masih memperkuat pondasi dan struktur utama. Semua berjalan sesuai tahapan,” ujarnya kepada Media Center Diskominfo Sumenep.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih dirancang bukan sekadar bangunan fisik, melainkan sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, aspek kualitas konstruksi menjadi perhatian utama sejak awal pembangunan.
“Kami ingin koperasi ini benar-benar kokoh dan layak digunakan dalam jangka panjang. Pengawasan akan terus dilakukan agar hasil pembangunan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Peninjauan tersebut menegaskan peran aktif Kodim 0827/Sumenep dalam mendukung program pembangunan ekonomi berbasis desa. Melalui kehadiran Koperasi Merah Putih, diharapkan tumbuh ekosistem ekonomi lokal yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah pedesaan Sumenep.(*)




Discussion about this post