TEBO – Bawaslu Kabupaten Tebo menggelar Rapat Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan di Asha Kuliner Tebo, Senin (27/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Wein Arifin, S.IP., M.IP., Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Rofiqoh Pebrianti, S.P., Ketua KPU Provinsi Jambi Iron Sahroni, serta TA Komisi II DPR RI Abrar Amir yang hadir sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Wein Arifin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah evaluasi dan pembinaan untuk memperkuat sinergi antar-lembaga pengawas pemilu di daerah.
“Kami berharap forum ini dapat menjadi tempat menyampaikan kritik dan masukan, terutama terkait pengawasan, pencegahan, serta penindakan pelanggaran politik uang,” ujar Wein.
Sebagai narasumber, TA Komisi II DPR RI Abrar Amir membawakan materi bertema “Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu–Pilkada Serentak 2024 dan Penguatan Bawaslu dalam Perubahan Undang-Undang Pemilu ke Depan.”
Abrar menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan Bawaslu melalui perubahan regulasi agar pengawasan semakin kuat dan efektif.
“Hasil Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 memberikan banyak pelajaran penting. Ke depan, Bawaslu harus lebih diperkuat, baik dari sisi kewenangan, struktur, maupun kapasitas sumber daya manusianya,” jelas Abrar.
Ketua KPU Provinsi Jambi Iron Sahroni turut menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara KPU dan Bawaslu untuk memastikan tahapan pemilu berjalan transparan, tertib, dan kredibel.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Tebo Faridah menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Bawaslu Provinsi Jambi, KPU Provinsi Jambi, dan Komisi II DPR RI. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat semangat pengawasan menjelang agenda demokrasi berikutnya.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi jajaran Bawaslu Tebo dalam memperkuat integritas, profesionalisme, dan sinergi dalam setiap tahapan pengawasan pemilu,” tutur Faridah.
Kegiatan yang diikuti jajaran pengawas pemilu dan perwakilan stakeholder tersebut berlangsung hangat dan interaktif, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab seputar strategi pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan pemilu di tingkat daerah.(*)




Discussion about this post