TEBO – Hasil seleksi terbuka rekrutmen Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2025 hingga Selasa (13/1/2026) belum juga diumumkan secara resmi.
Padahal, jadwal pengumuman hasil seleksi telah dua kali mengalami perubahan. Awalnya dijadwalkan pada 31 Desember 2025, kemudian diralat dan dijadwalkan ulang pada 8 Januari 2026. Namun hingga Selasa (13/1/2026), belum ada kepastian terkait waktu pengumuman tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Tebo, Suwarto, mengatakan keterlambatan pengumuman terjadi karena proses seleksi masih berada pada tahapan akhir di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
“Saat ini prosesnya masih di BKN. Kami masih menunggu rekomendasi dari BKN sebagai dasar pengumuman hasil seleksi,” ujar Suwarto, Selasa (13/1/2026).
Meski demikian, ia memastikan seluruh tahapan seleksi terbuka JPT telah dilaksanakan secara transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Suwarto menjelaskan, mekanisme seleksi JPT saat ini berbeda dengan proses sebelumnya. Jika sebelumnya hasil seleksi panitia seleksi (pansel) langsung diserahkan tiga nama ke BKPSDM, kini hasil seleksi tersebut langsung disampaikan ke BKN.
“Setelah rekomendasi dari BKN diterbitkan dan diserahkan ke daerah, barulah kami menerima hasilnya. Selanjutnya tiga nama itu disampaikan kepada bupati untuk dipilih satu orang yang akan dilantik,” jelasnya.
Terkait waktu pengumuman, Suwarto menyebut pihaknya masih menunggu kepastian dari BKN. “Bisa besok, lusa, atau minggu depan,” katanya.
Hingga kini, peserta seleksi dan publik masih menantikan pengumuman resmi hasil seleksi terbuka JPT eselon II Kabupaten Tebo tersebut.(*)



Discussion about this post