TEBO – Kondisi Mess Tebo yang saat ini belum termanfaatkan secara optimal diakui terkendala persoalan anggaran. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Bagian Perlengkapan Setda Kabupaten Tebo, Samin, yang menyebutkan tidak tersedianya anggaran pemeliharaan pada periode sebelumnya.
Menurut Samin, pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Varial Adhi Putra, belum dialokasikan anggaran khusus untuk pemeliharaan mess tersebut, termasuk untuk penugasan petugas penjaga.
“Pada di tahun 2025 memang tidak ada anggaran pemeliharaan, termasuk untuk menugaskan petugas jaga,” ujar Samin.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran tersebut berdampak pada belum maksimalnya pengelolaan dan pengawasan aset daerah tersebut hingga saat ini.
Samin juga mengungkapkan bahwa persoalan Mess Tebo sebenarnya telah dibahas sebelumnya. Pihaknya bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo telah melakukan rapat untuk membicarakan kondisi serta langkah-langkah yang dapat ditempuh.
“Kita sudah pernah membahas hal ini bersama Sekda,” katanya.
Ke depan, lanjut Samin, pemerintah daerah berencana mengambil langkah-langkah untuk menjaga dan mengamankan aset tersebut agar dapat dimanfaatkan secara lebih baik.
“Nanti akan kita pikirkan langkah ke depannya, apakah aset ini akan disewakan atau ada pola pemanfaatan lain yang memungkinkan,” tutupnya.(*)




Discussion about this post