Bekato
Ahad/Minggu, 14 Juni 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Bekato
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Bekato
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

Digitalisasi Pembelajaran Jadi Strategi Pemerataan Mutu Pendidikan Nasional

19 November 2025
in Nasional
Digitalisasi Pembelajaran Jadi Strategi Pemerataan Mutu Pendidikan Nasional
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmen mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional melalui program digitalisasi pembelajaran yang kini menjadi salah satu agenda strategis dalam kerangka Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan langsung arah kebijakan tersebut saat meluncurkan program itu bersama jajaran Kabinet, pimpinan lembaga, dan para pemangku kepentingan pendidikan.

Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa digitalisasi pembelajaran bukan sekadar pengadaan perangkat, melainkan lompatan teknologi untuk memastikan seluruh murid Indonesia—termasuk yang berada di daerah 3T—mendapat kualitas pengajaran yang setara. “Digitalisasi ini adalah upaya kita untuk lompat. Kita tahu kekurangan, kita tahu tantangan, dan ini cara kita mempercepat pemerataan mutu pendidikan,” ujar Presiden Prabowo, dalam acara Peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Senin (17/11/2025).

Presiden mengungkapkan, sejak rapat terbatas pada Mei 2025, pemasangan Interactive Flat Panel (IFP) berlangsung jauh lebih cepat dari ekspektasi. Hingga November 2025, tercatat 173.000 panel digital telah terpasang di sekolah-sekolah seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu program digitalisasi pendidikan tercepat dan terbesar di dunia.

Program ini diutamakan untuk sekolah di wilayah paling terpencil. Presiden menyebut distribusi perangkat ke daerah terluar dan tertinggal menjadi prioritas. “Termasuk sekolah di pegunungan yang aksesnya sulit. Kita kirim ke situ, dan kita dibantu TNI-Polri agar semua sekolah mendapat kesempatan yang sama,” tegasnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, melaporkan bahwa hingga akhir Desember 2025, digitalisasi ditargetkan menjangkau 288.900 sekolah. Tahun depan, pemerintah bahkan menyiapkan target lebih besar, yakni menambah tiga panel per sekolah sehingga total pemasangan mencapai sekitar satu juta panel.

Menurut Presiden, percepatan ini penting untuk mengatasi ketersediaan guru pada sejumlah mata pelajaran, seperti Bahasa Inggris, sains, dan matematika. Dengan adanya perangkat pembelajaran digital, materi bermutu dari berbagai sumber bisa diakses sekolah tanpa bergantung penuh pada ketersediaan laboratorium atau tenaga pengajar spesifik.

Presiden juga menegaskan bahwa konten digital harus terus diperkuat. Pemerintah menginstruksikan kurasi dan adaptasi berbagai materi edukasi global agar sesuai dengan konteks Indonesia.

Selain di sekolah, seluruh modul pembelajaran nantinya dapat dibuka secara gratis oleh masyarakat. “Kalau anak atau orang tua ingin belajar di rumah, semua bisa diakses. Ini akan tersedia untuk seluruh bangsa Indonesia,” kata Presiden.

Sebagai bagian dari proses transformasi, pemerintah juga menyiapkan studio pembelajaran di Jakarta untuk memproduksi materi kelas yang dapat diakses seluruh sekolah secara daring, terutama bagi guru-guru yang membutuhkan penguatan kompetensi.(*)

Previous Post

Uji Publik Monev KIP 2025, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Jambi Menuju Pemerintahan Terbuka

Next Post

Sekda Sudirman Harap Lingkungan Belajar Aman, Sehat, Responsif, dan Membentuk Generasi Cerdas serta Berkarakter

Next Post
Sekda Sudirman Harap Lingkungan Belajar Aman, Sehat, Responsif, dan Membentuk Generasi Cerdas serta Berkarakter

Sekda Sudirman Harap Lingkungan Belajar Aman, Sehat, Responsif, dan Membentuk Generasi Cerdas serta Berkarakter

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Singkirkan Tim-Tim Hebat di Batang Hari, SSB Tunas Bangsa Juara Lagi ‎

    Singkirkan Tim-Tim Hebat di Batang Hari, SSB Tunas Bangsa Juara Lagi ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tebo Tunjuk Pejabat Plt Menjelang Lelang Jabatan 10 OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbaiki GOR yang Rusak Parah, Dewan Minta Dispora Provinsi Jambi Ajukan Anggaran di APBD Perubahan 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Teluk Kulbi Sulap Pelepah Pinang jadi Barang Ekonomis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Singkirkan Tim-Tim Hebat di Batang Hari, SSB Tunas Bangsa Juara Lagi ‎
  • PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan
  • Audiensi dengan Kemenhub, Gubernur Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingking
  • Gubernur Al Haris: Batang Hari dan Muaro Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri
  • Gubernur Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi
Bekato

© 2022 Bekato.id | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Bekato.id | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist