TEBO – Menyikapi keluhan ratusan tenaga honorer di Kabupaten Tebo yang menuntut kepastian status pengangkatan menjadi PPPK, Komisi I DPRD Tebo tak tinggal diam. Rombongan legislatif ini langsung menyambangi Kementerian PAN-RB di Jakarta untuk menyuarakan aspirasi tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Tebo, Yuzeb Herman, menegaskan pihaknya serius memperjuangkan nasib para honorer. Ia menyebutkan, total ada 399 formasi yang sudah disiapkan untuk diusulkan ke pusat.
“Formasi itu terdiri dari 200 tenaga kesehatan, 155 guru, 30 tenaga lingkungan hidup, serta 14 penyuluh lapangan KB (PLKB),” jelas Yuzeb saat dikonfirmasi.
Menurutnya, DPRD tidak hanya mengajukan usulan ke Kemenpan-RB, tetapi juga akan langsung membawa dokumen formasi tersebut ke BKN dan kementerian terkait agar mendapat persetujuan.
Namun, Yuzeb menyebut ada dua opsi solusi yang disiapkan. “Jika usulan formasi tidak diakomodir dalam skema PPPK, maka kita akan dorong agar tenaga honorer bisa dialihkan menjadi Penyedia Jasa Lainnya Pemerintah (PJLP),” tegasnya.
Langkah ini menjadi jawaban atas keresahan ratusan honorer di Tebo yang selama ini menunggu kepastian status kerja mereka.(*)




Discussion about this post