BATANG HARI – Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi menggelar razia peredaran kotak amal yang terafiliasi dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII).
Petugas gabungan yang terdiri dari Densus 88, Kesbangpol, Polri, Lurah dan Satpol PP kembali melakukan razia terhadap aktivitas gerakan tersebut, Rabu.
Kabid Ekonomi Sosial Budaya dan Agama Ormas Kantor Kesbangpol Kabupaten Batang Hari Zamhuri mengatakan sebelumnya tim terpadu (timdu) telah melakukan pembekuan terhadap dua yayasan yang terafiliasi gerakan NII di daerah setempat.
“Ya, beberapa bulan lalu kita sudah melakukan pembekuan dua yayasan yang terjaring gerakan NII,”katanya.
Dapat diketahui yayasan yang dibekukan yaitu Yayasan Amal Barokah Indonesia yang ada di Kelurahan Teratai dan Yayasan Peduli Insan Indonesia yang berada di kelurahan Kampung Baru.
Menindaklanjuti hal tersebut, petugas kembali melakukan patroli atau razia ke tempat yang di duga menjadi penitipan kotak amal dari jaringan NII itu.
Dalam kegiatan razia peredaran kotak amal tersebut dilakukan lima kelurahan yaitu di Kecamatan Muara Bulian seperti Kelurahan Rengas Condong, Muara Bulian, Pasar Baru, Teratai dan Sridadi.
Untuk hasil razia itu terdapat tiga jenis kotak amal berbeda yang berasal dari yayasan Berkah Karunia Umat, yayasan amal jariyah Indonesia dan yayasan Asy Syamsi Indonesia.
Akan tetapi, kelurahan Rengas Condong pihaknya menemukan 50 kotak amal yang di sita oleh petugas, dan sejauh ini sedikitnya ada 15 yayasan yang masuk dalam data terafiliasi gerakan NII.
Maka dari itu, pihaknya membawa kotak amal tersebut ke kantor Kesbangpol Batang Hari guna untuk di kembali di bahas bersama MUI guna menindaklanjuti uang yang ada di kotak tersebut.(*)




Discussion about this post