Bekato
Selasa, 21 April 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Bekato
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Bekato
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

Mensos Ajak Pemda Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan Masyarakat

31 Mei 2025
in Nasional
Mensos Ajak Pemda Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan Masyarakat
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengajak pemerintah daerah, dan pilar sosial untuk menaikkan kelas keluarga penerima manfaat (KPM) lewat pemberdayaan yang menjadi kata kunci dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

“Bansos itu sementara, berdaya selamanya. Maka di era Presiden Prabowo, aspek pemberdayaan kami perkuat agar masyarakat tidak hanya bertahan hidup, tapi bisa mandiri,” kata mensos yang akrab disapa Gus Ipul, melalui keterangan resmi, saat berdialog dengan 294 pilar sosial di Pendapa Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (30/5/2025).

Gus Ipul mengatakan, bahwa perubahan paradigma dari perlindungan sosial menuju pemberdayaan menjadi dasar terbentuknya Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat oleh Presiden Prabowo.

“Tujuannya jelas agar bansos dan pemberdayaan berjalan seimbang. Jangan sampai KPM larut menikmati bantuan, tapi semangat bangkitnya hilang, sehingga kami juga mengajak pemerintah daerah Lumajang untuk fokus pada program-program pemberdayaan yang berbasis data,” tuturnya.

Menurut Gus Ipul, keberhasilan intervensi sosial sangat bergantung pada ketepatan data, sehingga peran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi sangat penting.

“Semua intervensi harus berbasis DTSEN. Jangan hanya berdasarkan katanya camat atau kepala desa. Kalau datanya belum tepat, perbaiki. Tapi jangan abaikan DTSEN. Itu tolong betul-betul dijaga. Ibu Bupati dan Pak Sekda adalah penentu akurasi data di daerah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga memperkenalkan model pemberdayaan berbasis potensi lokal, salah satunya adalah pemanfaatan pelepah pisang untuk diolah menjadi kertas bernilai ekonomi tinggi.

“Lumajang itu sentra pisang, maka sangat cocok dikembangkan model pemberdayaan berbasis pelepah pisang,” ujarnya.

Usulan tersebut disambut baik oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar dan menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Kemensos terhadap pengentasan kemiskinan di Lumajang.

“Kehadiran Gus Ipul hari ini bukan cuma membawa semangat, tapi juga solusi. Beliau datang membawa alat, pelatihan, bahkan pembeli produknya sudah disiapkan. Itu langkah konkrit dan pasarnya disiapkan, lalu orangnya dilatih dan dibantu,” ucap bupati yang biasa disapa Bunda Indah.

Sebagai tindak lanjut, Kemensos akan melatih warga dari dua desa yakni Desa Ranuyoso (Kecamatan Ranuyoso) dan Desa Klanting (Kecamatan Sukodono) untuk mengolah pelepah pisang menjadi produk yang bernilai jual.

Indah mengatakan, bahwa Lumajang memiliki lebih dari 6.000 hektare lahan pohon pisang, tersebar di wilayah Kecamatan Senduro, Pasirian, hingga Tempursari, termasuk di lahan-lahan Perhutani.(ant)

Sumber: Infopublik

Previous Post

Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Penyusunan RPJMD 2025-2029

Next Post

Pemkab Batang Hari Terus Lakukan Pengecekan Kesehatan Hewan Kurban

Next Post
Pemkab Batang Hari Terus Lakukan Pengecekan Kesehatan Hewan Kurban

Pemkab Batang Hari Terus Lakukan Pengecekan Kesehatan Hewan Kurban

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Al Haris Gelar Halal Bihalal di Kediaman Pribadi, Tekankan Pererat Kebersamaan

    Al Haris Gelar Halal Bihalal di Kediaman Pribadi, Tekankan Pererat Kebersamaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zaiyen Amin, Tokoh di Balik Jejak Panjang Perjuangan PPDI Tebo dan Provinsi Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Tebo Gelar Festival Kebudayaan di Desa Betung Bedarah Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sapi Berkeliaran Tiap Pagi di Jalan Sultan Thaha, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemilik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Tebo Himbau Seluruh OPD Waspada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Dirinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Dewan Minta Evaluasi Total Angkutan Baru Bara
  • DPRD Jambi Minta Pemprov Jambi Genjot PAD Demi Selamatkan Nasib Pegawai dan Layanan Publik
  • DPRD Jambi Gelar Paripurna LKPJ Gubernur 2025
  • DPRD Jambi Minta Pemkot Jambi Atensi Tumpukan Sampah
  • Al Haris Gelar Halal Bihalal di Kediaman Pribadi, Tekankan Pererat Kebersamaan
Bekato

© 2022 Bekato.id | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Bekato.id | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist